Cara Mengurus Stnk Yang Hilang Dengan Mudah

Hidup pada jaman yang teknologinya canggih menyerupai ini ternyata masih banyak orang yang kebingungan saat STNK (surat tanda nomor kendaraan) hilang. Padahal untuk menerbitkan STNK (surat tanda nomor kendaraan) gres tidaklah sulit bahkan dapat mengurusnya dengan biaya yang terbilan gmurah.

Disampaikan Divisi Humas Mabes Polisi Republik Indonesia dalam akun resminya, tarif penerbitan STNK yang tertera dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak Polisi Republik Indonesia menurut PP No.5 Tahun 2010, yakni kendaraan bermotor roda dua, roda tiga, atau angkutan umum per penerbitan Rp50 ribu. Sementara kendaraan bermotor roda empat atau lebih per penerbitan Rp75 ribu.

Lalu persyaratan apa saja yang harus dibawa saat ingin mengajukan pelaporan STNK (surat tanda nomor kendaraan) yang hilang? Tenang saja persyaratan yang diharapkan tidaklah ribet. Ada empat persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum pengauan ialah KTP (kartu tanda penduduk) pemilik kendaraan yang orisinil dan fotokopi, fotokopi STNK (surat tanda nomor kendaraan) yang hilang kalau memang ada, surat keterangan hilang STNK (surat tanda nomor kendaraan)� dari Polsek atau Polres setempat, serta BPKB orisinil dan fotokopi.

Setelah semua persyaratan sudah lengkap, langkah pertama yang harus dilakukan ialah mengecek kembali keadaan fisik kendaraan. Kemudian fotokopi hasil dari pengecekan fisik kendaraan tersebut.

Langkah yang kedua lakukanlah pengisian formulir pendaftaran. Langkah yang ketiga mengecek blokir (mengurus surat keterangan STNK hilang dari Samsat) berisi keterangan keabsahan STNK terkait, contohnya tidak diblokir atau dalam pencarian. Lampirkan pula hasil cek fisik kendaraan.

Untuk langkah yang keempat urus pembuatan STNK gres di loket BBN II, arsipkan semua persyaratan data-data dan surat keterangan hilang dari SAMSAT.

Langkah yang kelima pembiayaan pajak kendaraan bermotor. Bila telah dibayar, maka bebas biaya pajak.

Langkah yang keenam membayar biaya pembuatan STNK yang gres sebesar yang sudah dijelaskan pada sebelumnya.

Langkah terakhir pengambilan STNK dan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah). Tidak sulit bukan?